Welcome To My Blog IXAN

Senin, 17 Desember 2012

STRUKTUR LINUX UBUNTU

Prinsip-prinsip dasar Desain Linux Ubuntu
Linux secara umum merupakan sistem operasi yang bersifat multiuser dan multitasking yang dapat berjalan di berbagai platform antara lain ARM (HP iPAQ, Palm’s Tungsten, Nintendo’s DS, Apple’s iPod), IBM Series, Intel Series, AMD Series, HP Series, Hitachi Super H (Sega Dreamcast), Sony Playstation 2, NEC v850e, Motorola series (Sun Microsystem – 3 included), Alpha AXMP, MIPS, Sparc, PowerPC dan lain sebagainya. Meskipun Linux dapat berjalan pada berbagai platform, pada awalnya Linux dikembangkan secara eksklusif pada arsitektur PC. Sebagian besar dari pengembangan awal Linux dilakukan oleh individu (penggemar), bukan oleh developer yang didanai secara khusus (riset), sehingga dari awal, Linux didesain agar dapat mendukung fungsionalitas pada sumberdaya yang terbatas.
Linux adalah tiruan (clone) UNIX sehingga secara keseluruhan rancangan Linux menyerupai implementasi UNIX yang ditulis ulang dengan menggunakan standar POSIX. Standar POSIX terdiri dari kumpulan spesifikasi dari berbagai aspek perilaku dari sistem operasi. Terdapat dokumen POSIX yang memuat fungsi-fungsi dasar sistem operasi dan terdapat juga dokumen POSIX untuk ekstensi(exstension) seperti  contohnya proses threads dan operasi real time. Lingkungan sistem operasi Linux mencakup banyak program, termasuk didalamnya kompiler, interpreter, editor, utilitas, perangkat bantu yang mendukung konektifitas dan ethernet.
Seiring dengan semakin berkembangnya Personal Computer(PC), memori dan hardisk juga semakin murah, maka Kernel Linux yang awalnya minimalis berkembang menjadi lebih kuat. Saat ini, Linux dapat berjalan dengan baik pada mesin multiprosesor dengan memori utama dan ruang disk yang berkapasitas besar. Namun demikian, faktor kecepatan dan efisiensi tetap menjadi tujuan utama dari desain sistem operasi Linux sehingga meskipun telah mengalami banyak perkembangan, Linux tetap mampu beroperasi secara baik pada memori di bawah RAM 4MB.
Arah desain sistem operasi Linux terus berkembang. Saat ini yang menjadi konsentrasi para pengembang Linux adalah aspek Standarisasi. Standarisasi merupakan target penting ke tiga (setelah kecepatan dan efisiensi). Hal ini disebabkan karena keberagaman implementasi UNIX yang diadopsi Linux menimbulkan konsekwensi bahwa kode sumber (source code) yang ditulis untuk suatu kebutuhan pada suatu sistem mungkin tidak dapat dikompilasi dan berjalan dengan baik ketika diterapkan sistem yang lain. Contohnya suatu system call yang sama diterapkan pada dua sistem UNIX yang berbeda, system call tersebut sangay mungkin tidak selalu berperilaku sama persis.
Dari sisi desain antarmuka (interface) baga bagi programmer dan pengguna, Linux hadr dengan tampilan yang memudahkan bagi siapapun terutama yang telah akrab dengan sistem UNIX. Secara default, interface pemrograman Linux mematuhi SVR4 UNIX Semantics.
Sistem File dan Struktur Direktori
Sistem  file  pada  Linux  menyerupai  pepohonan  (tree),  yaitu dimulai  dari  root,  kemudian  directory  dan  sub  directory.   Sistem  file pada  Linux  diatur  secara  hirarkhikal,  yaitu  dimulai  dari  root  dengan simbol “/” .
Kita  dapat  menciptakan  file  dan  directory  mulai  dari  root  ke bawah. Directory adalah file khusus,  yang berisi nama file  dan INODE (pointer  yang  menunjuk  ke  data  /  isi  file  tersebut).   Secara  logika, directory berisi file dan directory lagi (disebut juga subdirectory).
Deskripsi Direktori
/etc Berisi  deskripsi  administrative  (konfigurasi  dll)  dan file  executable  atau  script  yang  berguna  untuk administrasi sistem.
/dev  Berisi  file  khusus  yang  mempresentasikan  peralatan hardware  seperti  memori,  disk,  printer,  tape,  floopy, jaringan dll.
/bin Berisi utilitas sistem level rendah (binary)
/sbin Berisi  utilitas  sistem  untuk  superuser  (untukmembentuk administrasi sistem)
/usr/sbin/usr/bin Berisi  utilitas  sistem  dan  program  aplikasi  leveltinggi.
/usr/lib  Berisi  program  library  yang  diperlukan  untuk kompilasi  program  (misalnya  C).  Berisi  instruksi (command)  misalnya  untuk Print  Spooler (lpadmin) dll.
/tmp Berisi  file  sementara,  yang  pada  saat Bootstrap akan dihapus (dapat digunakan oleh sembarang user)
/boot Berisi file yang sangat penting untuk bootstrap Kernel vmlinuzdisimpan di directory ini.
/proc Berisi  informasi  tentang  kernel  Linux,  proses  danvirtual  sistem file
/var Directory  variable,  artinya tempat  penyimpanan  LOG (catatan  hasil  output  program),   file  ini  dapat membengkak  dan  perlu  dimonitor perkembangannya
/home Berisi directory untuk  pemakai Linux (pada SCO diletakkan pada /usr)
/mnt Directory untuk  mounting sistem file
/root Home directory untuk superuser (root)
/usr/bin/x11 Symbolic  link  ke  /usr/x11R6/bin,  program  untuk  X-Window
/usr/src Source  code untuk Linux Option,  directory  ini  biasanya  berisi  aplikasi
/opt tambahan  (“add-on”)  seperti  Netscape  Navigator, KDE, Gnomo, Applix dll.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar